Ekspor adalah kegiatan mengirim barang atau komoditas ke luar negeri untuk mencukupi kebutuhan suatu barang yang tidak tersedia di negara lain. Dengan kegiatan ekspor ini maka kebutuhan yang tidak tersedia di negara lain dapat terpenuhi. Proses ekspor saat ini sudah digandrungi oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil hingga skala bisnis menengah.

Kegiatan ekspor sendiri dibagi menjadi 2, yaitu;

  1. Ekspor langsung

Ekspor langsung yaitu cara menjual barang atau jasa melalui perantara yang tinggal di negara tujuan ekspor. Keuntungan dengan ekspor langsung yaitu produksi dan distribusi dapat terkontrol dengan baik. Namun jenis ekspor langsung ini menyedot biaya transportasi yang lebih tinggi.

  1. Ekspor tidak langsung

Ekspor tidak langsung yaitu cara menjual barang atau jasa melalui perantara dari negara asal yang kemudian dijual ke perantara tersebut. Melalui ekspor tidak langsung sumber daya produksi lebih terkonsentrasi. Namun kontrol terhadap distribusi kurang dan pengetahuan terhadap operasi di negara lain kurang.

Berikut 5 Komoditi ekspor utama Indonesia, yaitu:

  1. Tekstil dan produk tekstil

Industri tekstil dan produk tekstil ini menjadi produk andalah ekspor Indonesia. Negara tujuan ekspor produk tekstil ini lebih sering ke Amerika Serikat, Jepang, dan China.

  1. Elektronik

Produk elektronik ini menjadi penyumbang ekspor terbesar setelah tekstil. Dalam rentang waktu Januari – Agustus 2015 tercatat bahwa perdagangan produk elektronik telah menghasilkan sebanyak USD 500.704.809. Negara tujuan utama ekspor barang elektronik ini antara lain negara Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan Hongkong.

  1. Karet dan produk karet

Karet menjadi bahan baku penting dalam peradaban modern. Belum ada produk buatan yang dapat menyaingi karet alam. Pemasok karet alam dunia sebagian besar dari negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Jika kalian memiliki usaha karet alami tujuan ekspornya adalah Amerika Serikat, Jepang, China, dan Korea Selatan.

  1. Sawit dan produk sawit

Kelapa sawit produksi Indonesia kebanyakan di dalam negeri dijadikan sebagai bahan mentah dalam pembuatan minyak goreng, sabun, margarin, dan oleochemical. Dan sebagian besar diekspor dalam bentuk minyak sawit dan minyak inti sawit. Tujuan utama ekpor produk sawit yaitu negara India, China, dan Pakistan.

  1. Produk hasil hutan

Indonesia merupakan eksportir kayu tropis terbesar di dunia. Industri kayu telah berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun.  Pada tahun 2010, Indonesia berhasil mencapai angka 9,71 miliar USD dari produksi hasil hutan. Negara tujuan utama ekspor produk hasil hutan adalah China, Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

 

Gunakan jasa ekspor dan impor dari Beyond Indonesia. Proses belanja dan pengiriman secara global menjadi mudah. Selain itu pengiriman lebih cepat, barang dijamin aman dan terpercaya.

Untuk info lebih lanjut hubungi Beyond Indonesia melalui:

SMS / WA       : +1(267) 307-3751

LINE                : Beyond_Id

MAIL               : beyond_smg@hotmail.com

KASKUS         : https://kask.us/gXBOS