Mengenai pengertian ekspor sudah kita bahas pada artikel sebelumnya yaa. sekarang kita akan membahas mengenai tujuan ekspor dan barang apa aja sih yang boleh diekspor? Simak terus yahh.

Setiap negera melakukan kegiatan ekspor dengan tujuan untuk memenuhi permintaan pasar internasional dimana di negara pemesan tidak terdapat barang atau jasa tersebut. Selain itu, tujuan ekspor antara lain:

  1. Meningkatkan laba perusahaan melalui perluasan pasar serta untuk memeroleh harga jual yang lebih baik.
  2. Membuka pasar baru di luar negeri sebagai perluasan pasar dalam negeri.
  3. Memanfaatkan kelebihan komoditas yang telah dimiliki
  4. Membiasakan diri bersaing dalam pasar internasional sehingga mampu bersaing dengan negara lain.

Dalam kegiatan ekspor pastilah ada beberapa barang yang tidak boleh dikirim ke luar negeri. Inilah pengelompokkan barang ekspor.

Menurut Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 10/MPP/SK/I/1996 barang ekspor dikelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu:

  1. Barang yang diatur tata niaga ekspornya:
  • Tekstil dan produk tekstil
  • Kerajian rotan
  • Kayu dan produk kayu
  • Barang hasil industri
  • Kerajinan kayu cendana
  • Kopi dan cengkeh

 

  1. Barang yang diawasi ekspornya:
  • Kacang kedelai (pecah/utuh)
  • Padi dan beras
  • Tepung gandum, tepung beras, tepung jagung, dan tepung gandum hitam
  • Tepung halus dan tepung kasar dari kacang kedelai
  • Gula tebu atau bit dalam bentuk padat
  • Ternak hidup seperti sapi dan kerbau
  • Binatang liar dan tumbuhan alam yang dilindungi secara terbatas
  • Jenis hasil perikanan dalam keadaan hidup
  • Inti kelapa sawit
  • Pupuk urea
  • Emas dan perak dalam berbagai bentuk
  • Minyak dan gas bumi
  • Timah

 

  1. Barang bebas ekspor:
  • Mempunyai surplus produksi atau kelebihan jumlah produksi sehingga belum dapat dikonsumsi seluruhya di dalam negeri
  • Mempunyai keunggulan – keunggulan tertentu seperti langka, murah, mutu baik, atau unik jika dibandingkan dengan komoditi serupa yang diproduksi negara lain
  • Komoditi sengaja diproduksi untuk tujuan ekspor dan komoditi tersebut telah mendapat ijin dari pemerintah untuk ekspor.

 

  1. Barang-barang yang dilarang untuk di ekspor:
  • Ikan arwana, benih ikan sidat, ikan hias air tawar botia macracanthu ukuran diatas 15cm, udang galah (udang air tawar) di bawah ukuran 8cm, dan udang penaeidae
  • Binatang liar dan tumbuhan liar yang dilindungi secara mutlak
  • Kulit mentah, binatang melata atua reptil
  • Karet bongkah
  • Limbah dari besi tuang dan baja stainless
  • Sisa dari tembaga
  • Kuningan rongsokan
  • Barang kuno yang bernilai kebudayaan

Itulah pengelompokkan barang ekspor menurut Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 10/MPP/SK/I/1996. Semoga dapat menjadi acuan bagi kalian yang akan mengekspor barang ke luar negeri.

 

Gunakan jasa ekspor dan impor dari Beyond Indonesia. Proses belanja dan pengiriman secara global menjadi mudah. Selain itu pengiriman lebih cepat, barang dijamin aman dan terpercaya.

Untuk info lebih lanjut hubungi Beyond Indonesia melalui:

SMS / WA      : 0838 3826 8230

LINE              : beyond_id

MAIL              : beyond_smg@hotmail.com

KASKUS        : https://kask.us/gXBOS